Mitra Dana Top Finance Gandeng Dukcapil Tingkatkan Kualitas Layanan

Dikutip dari https://medcom.id/, 23 Maret 2018

      Jakarta: PT Mitra Dana Top Finance melakukan kerja sama dengan Direktorat Jenderal kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri untuk pemanfaatan nomor induk kependudukan, data kependudukan dan KTP elektronik. Upaya ini dilakulan sebagai bentuk peningkatan layanan keuangan dan memenuhi regulasi.

      Direktur Utama Mitra Dana Top Finance, Faizal Karamoy mengatakan, kerja sama pemanfaatan KTP elektronik ini dapat memberikan banyak manfaat serta kemudahan bagi lembaga keuangan, yakni memberikan kemudahan dalam proses verifikasi identitas calon nasabah secara lebih cepat dan akurat, meningkatkan kualitas layanan yang tepat sasaran.

     "Juga mendukung penerapan program anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme di industri jasa keuangan. Kerja sama ini juga akan dirasakan masyarakat umum yakni masyarakat akan mendapatkan pelayanan keuangan yang cepat dari lembaga keuangan," ujar Faizal dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat, 23 Maret 2018.

     Selain Mitra Dana Top Finance, delapan lembaga keuangan juga melakukan kerja sama dengan Dukcapil. Adapun kedelapan lembaga keuangan yang menjalin kerjasama ini terdiri dari Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Bank MNC Internasional, Bank Amar Indonesia, BNI Syariah, Shakti Top Finance, Central Santosa Finance, Mega Auto Finance, dan Mega Central Finance.

     Sementara itu, Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrul loh menambahkan, kerja sama dengan sejumlah lembaga keuangan dilakukan sebagai tindak lanjut atas nota kesepahaman antara Menteri Dalam Negeri dengan Otoritas Keuangan yang dilakukan pada 2014 untuk kerja sama pemanfaatan nomor induk kependudukan (NIK), data kependudukan, dan KTP elektronik.

     Dirinya mengungkapkan, kerjasama ini juga akan memberikan dampak positif bagi Kemendagri dalam melengkapi basis data kependudukan mengenai transaksi keuangan. Zudan juga mengatakan bahwa administrator yang ditunjuk oleh lembaga yang bekerja sama akan mendapat password untuk mengakses data kependudukan.

      "Data pribadi tidak boleh disebar luaskan dan hanya bisa digunakan untuk kepentingan yang bersangkutan. Kerja sama yang telah kami lakukan dengan 937 lembaga jasa keuangan ini diharapkan dapat turut menekan peluang pembuatan KTP palsu. Dengan penggunaan sistem data informasi yang telah terjamin akurasinya, celah terjadinya kejahatan finansial dengan penggunaan KTP palsu dapat terhindari," pungkasnya.

SUMBER : https://medcom.id/ekonomi/mikro/akWyA6XN-mitra-dana-top-finance-gandeng-dukcapil-tingkatkan-kualitas-layanan